Trinitan Metals Tawarkan Harga IPO Rp 270- 300 Per Saham

Trinitan Metals Tawarkan Harga IPO Rp 270- 300 Per Saham

Trinitan Metals and Minerals akan segera menggelar Penawaran Umum Perdana Saham atauInitial Public Offering(IPO) senilai 333,33 juta saham dari jumlah

LMAN Bayar Dana Talangan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol
Libatkan KPK untuk Pengawasan, Agar Penerimaan Cukai Rokok Maksimal
Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp. 694.000 per Gram

Trinitan Metals and Minerals akan segera menggelar Penawaran Umum Perdana Saham atauInitial Public Offering(IPO) senilai 333,33 juta saham dari jumlah seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh atau sebesar 25%. Perusahaan yang bergerak pada produksi bahan tambang timah, antimoni dan silver inimenetapkan harga penawaran saham sebesar Rp 270 Rp300 per saham untuk mencapai target pengumpulan dana sebesar Rp 89,99 miliar Rp 99,99 miliar. Adapun PER nya 8,2 kali 10,2 kali dengan estimasi net income tahun 2019 sebesar Rp 580 miliar.

Dalam rencana pencatatan saham perdana ini Trinitan Metals and Minerals menggandeng PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksanaan emisi saham. Selain saham, Trinitan Metals and Minerals juga menerbitkan waran seri 1 sebesar 33,33% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran Penawaran Umum Perdana Saham. Direktur PT Trinitan Metals and Minerals Widodo Sucipto menyampaikan dana yang dikumpulkan dari IPO setelah dikurangi seluruh biaya emisi saham akan digunakan untuk belanja modal sebesar 76,28% yaitu untuk membeli mesin dan peralatan dalam rangka pengembangan kegiatan usaha serta area produksi.

“Kami optimistis dengan ditawarkannya saham perusahaan kepada publik dapat membuka peluang pengembangan usaha perusahaan menjadi lebih besar lagi, dan dengan terbukanya kepemilikan modal kepada masyarakat umum maka perusahaan juga berkesempatan untuk dapat mengakses alternatif pendanaan lain yang akan membantu pertumbuhan usaha kami,” Papar Widodo Sucipto dalam konferensi pers Selasa (3/9). Presiden Direktur Trinitan Metals and Mineral Richard Tandiono menambahkan, dana hasil IPO yang akan digunakan untukpilot projectproduksi nikel baru dapat dilihat dampaknya terhadap kinerja perusahaan pada tahun 2021. Sampai akhir tahun 2019 hingga 2020 mendatang, perusahaan masih akan memanfaatkan utilitas yang terdapat sekarang.

“Investasi kita akan dimulai akhir tahun dan butuh satu tahun untuk investasi ini, jadi realisasi terhadap penjualan itu di 2021 karena butuh waktu. Jadi dari 2019 2021 masih menggunakan utilisasi yang ada sekarang.” Tandas Richard.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0