Prabowo Bagikan Foto Sketsa Menatap Wajah Presiden Jokowi & Ucap Terima Kasihnya ‘Jaga Perdamaian’

Prabowo Bagikan Foto Sketsa Menatap Wajah Presiden Jokowi & Ucap Terima Kasihnya ‘Jaga Perdamaian’

Prabowo posting sebuah sketsa di akun Instagramnya. Di sketsa tersebut, Prabowo tampak memandang wajah Presiden Jokowi . Prabowo juga menuliskan capti

Ini Bagian Ceramah Ustaz Subuh Abdul Somad yang Disukai Hotman Paris Hutapea Diunggah menuju Instagram
Ini Duduk Perkaranya Video Mobil Innova Dilempari Batu oleh Pengemudi Ojol Viral di Media Sosial
Unggah Foto Konser, Via Vallen Mengaku Direndahkan oleh 2 Orang, Siapa Sosok yang Dimaksud?

Prabowo posting sebuah sketsa di akun Instagramnya. Di sketsa tersebut, Prabowo tampak memandang wajah Presiden Jokowi . Prabowo juga menuliskan caption panjang mengenai perdamaian dan perpecahan.

Menjelang tahun 2020, Prabowo memposting sebuah foto sketsa dengan Presiden Jokowi serta tulis ucapan terima kasih dan singgung perpecahan. Postingan di akun Instagram Prabowo Subianto menarik perhatian masyarakat. Prabowo membuat sebuah postingan untuk merayakan tahun baru dan mengenang tahun 2019.

Sketsa tersebut berwarna hitam putih dan diposting pada 31 Desember 2019. Dalam postingan tersebut, tampak sketsa Prabowo dan Jokowi duduk bersebelahan. Prabowo tampak memandang wajah Jokowi yang melihat ke depan.

Sketsa tersebut diambil dari foto ketika Jokowi dan Prabowo sama sama duduk di MRT beberapa waktu lalu. Baru diposting dalam 2 jam, foto tersebut disukai sekitar 180 ribu pengikutnya. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengungkapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Prabowo juga mengungkapkan harapannya untuk senantiasa bersama dan tidak ada lagi perpecahan di Indonesia. Berikut isi keterangan foto yang ditulis Prabowo: "Di penghujung tahun 2019 ini saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya

Kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah berpartisipasi dalam upaya menjaga perdamaian dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap patriot memiliki hak yang sama untuk berjuang demi Bangsa dan Negaranya Diketahui,Prabowo Subiantokembali bertarung denganJokowidalam kontestasiPilpres 2019.

Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Uno bertarung denganJokowiyang berpasangan dengan Ma'ruf Amin. Pilpres 2019 merupakan edisi kedua pertarungan Prabowo denganJokowi. Pada gelaranPilpres 2019, rakyat Indonesia dipaksa terbelah menjadi dua 'kubu'.

Namun,Jokowimembuat keputusan untuk mengajak Prabowo bergabung di Kabinet Indonesia Maju periode 2019 2024. Prabowo pun dilantik menjadiMenteri Pertahanan Republik Indonesiapada 23 Oktober 2019 lalu. Sebelum dilantik pada 23 Oktober 2019, Prabowo bertemu denganJokowidi Istana Merdeka pada 11 Oktober 2019 lalu.

Pertemuan tersebut berlangsung cair dan penuh canda tawa. Dilansir Kompas.com , saat menyambut kedatangan Prabowo, senyum terkembang lebar dari wajahJokowi. Prabowo pun juga langsung menjabat tanganJokowisambil tersenyum.

Sambil menghadap awak media, keduanya berjabat tangan selama beberapa saat. Secara bersama sama, keduanya memberikan keterangan pers. Jokowi memberikan keterangan pertama.

Ia mengaku berbincang banyak hal dengan Prabowo. Mulai dari kondisi ekonomi global, politik dan keamanan, hingga rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur. "Bercerita banyak kenapa pindah ke Kalimantan Timur, alasannya ini ini ini. Kami sampaikan semuanya dengan PakPrabowo Subianto," kataJokowi.

Jokowi juga menyebut turut membahas peluang Partai Gerindra masuk ke dalam kabinetJokowi Ma'ruf. "Ini belum final, tapi kami sudah bicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra koalisi kita," kataJokowi. Prabowo kemudian memberikan keterangan.

Prabowo mengaku, ia diundang olehJokowidan keduanya membahas berbagai isu. Prabowo pun dengan tegas menyatakan dukungan terhadap rencana pemindahan Ibu Kota. "Saya mendukung gagasan (pemindahan) ibu kota. Tentunya beliau mengatakan akan melalui kajian kajian yang tepat dan sudah dilaksanakan banyak kajian dan kami akan mendukung gagasan itu," kata Prabowo.

Prabowo lalu masuk ke topik koalisi. Prabowo memastikan Partai Gerindra siap membantu pemerintahanJokowi Ma'ruf apabila diperlukan. "Saya berpendapat, kita harus bersatu. Jadi saya sampaikan ke beliau, apabila kami diperlukan kami siap untuk membantu," kata dia.

Partai Gerindra menurut Prabowo selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Prabowo menyebut pertarungan politik di bawah kepentingan nasional. "Kami bertarung politik. Tapi begitu selesai, kepentingan nasional yang utama," kata Prabowo.

Saat itu Prabowo juga tidak mempermasalahkan jika Partai Gerindra tak masuk ke dalam kabinetJokowi. "Kalau umpamanya kita tidak masuk kabinet, kami tetap akan loyal. Di luar sebagai check and balances. Sebagai penyeimbang. Kan kita di Indonesia tidak ada oposisi," ujarnya. "Hubungan saya baik, bisa dikatakan mesra ya, Pak?" kata Prabowo.

"Sangat mesra," ujarJokowi. Prabowo lalu tertawa sambil menambahkan, "Banyak yang enggak suka mungkin ya," ucapnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 2