Pemerintah Jepang Subsidi Tunjangan buat Orang Tua yang Bekerja Sebagai PSK

Pemerintah Jepang Subsidi Tunjangan buat Orang Tua yang Bekerja Sebagai PSK

Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang telah menambahkan sebuah sistem untuk memberikan kompensasi bagi pendapatan orang tua yang

Petugas Pemadam Kebakaran yang Menolongnya Kisah Gear Persneling Sangkut di Alat Vital Pria Ini
Pria Jepang Meninggal di Rumah Sakit China Akibat Virus Corona BREAKING NEWS
Jualan Mobil Mewah Mercedes Benz di Roppongi Jepang Bersama Toko Soba Strategi Baru

Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang telah menambahkan sebuah sistem untuk memberikan kompensasi bagi pendapatan orang tua yang bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK). Tunjangan akan diberikan kepada para PSK yang anaknya terpaksa berhenti sekolah sebagai antisipasi penyebaran Covid 19, sehingga PSK harus mendampingi anaknya dan berhenti bekerja. Sistem subsidi untuk memberikan kompensasi kepada orang tua jika mereka mengambil cuti berbayar atau bekerja sebagai freelancer sebagai dukungan bagi orang tua yang harus mengambil cuti karena penutupan sekolah sementara memang dibayarkan dibantu pemerintah.

Pada awalnya mereka yang bekerja di "industri prostitusi" dan bisnis makanan dan minuman dengan hiburan seperti klub malam, tidak masuk ke dalam sistem subsidi yang terkait dengan pekerjaan tersebut. "Memang tampaknya penting untuk mendukung kehidupan orang tua yang berada dalam situasi yang lebih parah karena menahan diri," ujarnya. Selain itu, bulan ini, “subsidi penyesuaian ketenagakerjaan”, yang membayar sebagian dari manfaat bagi perusahaan yang mempertahankan pekerjaan mereka dengan membiarkan karyawan beristirahat tanpa memecat, juga akan mencakup bisnis prostitusi mulai bulan ini, akan ikut mendapat bantuan.

Diperkirakan bahwa lebih dari 300.000 wanita bekerja di tempat prostitusi di Jepang dan organisasi pendukung menyerukan munculnya kemiskinan dalam kehidupan mereka setelah penyebaran virus corona. Shingo Sakazume, pendiri "Kaze Terrace", sebuah kelompok dukungan untuk wanita yang bekerja di industri prostitusi telah meminta bantuan pemerintah agar mempertimbangkan para PSK. "Saya berterima kasih dan menyambut baik bahwa pada akhirnya peninjauan dilakukan pada tahap awal dengan baik. Kami ingin mereka dapat menggunakan sistem administrasi diterapkan juga kepada para PSK ketika mereka dalam kesulitan," kata dia.

Hal serupa juga dilakukan Masyarakat Makanan dan Minuman Santitasi Tokyo dengan pimpinannya Tomo Tsukaguchi (73) agar mendapat subsidi pula dari pemerintah Jepang karena 80 persen toko minuman keras, bar, klub malam di Jepang tutup saat ini sebagai antisipasi penyebaran corona. "Padahal kami masih harus bayar uang sewa ruangan, bayar gaji dan sebagainya," ungkap Tsukaguchi. Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: [email protected]

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1