Nyamar Jadi Lansia Demi Naik Pesawat ke Amerika, Pria Ini Ditangkap

Nyamar Jadi Lansia Demi Naik Pesawat ke Amerika, Pria Ini Ditangkap

Seorang pria di India ditangkap saat melakukan penyamaran di bandara. Pria bernama Jayesh Patel dari Ahmedabad ditangkap di Bandara Internasional Indi

Pria Diduga Gangguan Jiwa Lompat dari Sebuah Apartemen di Condet
Dishub DKI Siapkan Sanksi Denda Rp 500 Ribu Bagi Pengguna Grabwheels yang Melanggar
LINK Live Streaming KompasTV dan CCTV Situasi saat Ini Aksi 22 Mei di Jakarta, Slipi hingga Bawaslu

Seorang pria di India ditangkap saat melakukan penyamaran di bandara. Pria bernama Jayesh Patel dari Ahmedabad ditangkap di Bandara Internasional Indira Gandhi. Menurut laporan NDTV, pria tersebut berpakaian layaknya pria tua berumur 81 tahun.

Padahal umurnya baru 32 tahun saat ia akan melakukan penerbangan dari Delhi ke New York. Jayesh Patel ditangkap oleh personel CISF di Bandara Internasional Indira Gandhi. Menurut Gulfnews, penangkapan terjadi hari Minggu (8/9/2019).

Saat itu Jayesh Patel mengaku bernama Amrik Singh. Dia menggunakan kursi roda dan menolak berdiri karena dia sudah tua saat pemeriksaan keamanan. Jayesh Patel juga menghindari kontak mata dengan para petugas saat pemeriksaan.

Ia akhirnya ditangkap untuk penyelidikan lebih lanjut. "Penampilan dan tekstur kulit penumpang tampaknya jauh lebih muda daripada yang disebutkan di paspor. Pria itu mengenakan kacamata. Dia kemudian diserahkan kepada petugas imigrasi dengan tuduhan peniruan dan penyelidikan lebih lanjut," kata seorang pejabat senior keamanan di Bandara India. Saat memeriksa paspor Jayesh Patel, petugas mendapati paspornya adalah Amrik Singh.

Dia disebutkan lahir 2 Februari 1938. Jayesh Patel juga dituduh memalsukan identitasnya saat naik pesawat ke New York. Petugas yang memeriksanya mendapati Jayesh Patel mewarnai rambutnya sehingga berwarna putih dan memakai jenggot palsu.

Jayesh Patelpun diinterogasi terkait alasan mengapa dia menyamar menjadi orang tuauntuk terbang ke New York. Selain kisah Jayesh Patel, ada lagi kelakuan traveler yang tak terduga di bandara. Seperti yang terjadi di Bandara Munich, Jerman berikut ini.

Bandara München atau Bandara Munich, Jerman menjadi bandara tersibuk di Eropa dan juga Jerman. Menurut Elpais, Bandara Munich membatalkan 130 penerbangan akibat ulah seorang turis asal Spanyol. Turis pria asal Spanyol itu tanpa sengaja memicu peringatan keamanan di Bandara Munich.

Kejadian bermula ketika pria Spanyol tersebut berjalan ke pintu yang salah ketika mengejar penerbangan ke Madrid. Karena ulah satu turis asal Spanyol ini, Bandara Munich ditutup selama empat jam. Atas ulahnya, turis asal Spanyol ini bisa menghadapi proses pidana atas insiden tersebut.

Turis pria ini dilaporkan berusia antara 20 dan 25 tahun dan baru pulang setelah menghabiskan liburan di Thailand. Pria itu mengaku sangat "ngeri" pada kesalahannya saat di Bandara Munich. Turis Spanyol ini akhirnya ditangkap dan diinterogasi oleh pasukan keamanan Jerman segera setelah insiden itu.

Ia mengatakan pergi ke toilet saat tiba dari penerbangan dari Bangkok. Setelah ia ke kamar kecil, dia tidak menemukan penumpang karena sudah pergi. Karena bingung, ia mulai berjalan ke arah yang salah ketika ia mencoba menemukan penerbangan penghubungnya ke Madrid.

Dia akhirnya menekan tombol membuka pintu darurat ke area terlarang yang diperuntukkan bagi penumpang yang telah melalui pemeriksaan keamanan. Hal yang ia lakukan memicu peringatan karena ada penumpang luar Wilayah Schengen yang bebas perbatasan telah melewati kontrol paspor. Sebagian Terminal 1 dan 2 dievakuasi, dan penumpang yang sudah melalui pemeriksaan keamanan harus mengulangi prosesnya.

Ada sekitar 1.200 keberangkatan dan sekitar 120.000 penumpang yang dijadwalkan di Bandara Munich.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0