Les Gambar Menjadi Les Anak yang Sangat Diminati

Les Gambar Menjadi Les Anak yang Sangat Diminati

Dunia anak adalah dunia bermain. Anak usia dibawah 7 tahun sangat mudah menangkap pelajaran. Keterbatasan lingkungan sosial, untuk anak berinteraksi d

VIRAL Video Siswa Tenggak Miras Anggur Merah di Kelas, Padahal Guru Sedang Mengajar
Selesai! UTBK Gelombang Terakhir Diumumkan 1 Juni Pukul 10.00 WIB, LTMPT Ingatkan 2 Hal Penting Ini
Workshop Karier PT MUM untuk Siapkan Siswa SMK Masuki Dunia Kerja

Dunia anak adalah dunia bermain. Anak usia dibawah 7 tahun sangat mudah menangkap pelajaran. Keterbatasan lingkungan sosial, untuk anak berinteraksi dengan teman sebayanya membuat orang tua memberikan les anak sebagi salah satu pilihan.

Semua anak gemar menggambar, terlepas gambar bagus atau tidak, anak selalu suka mencoret-coret diberbagai media. Mulai dari tembok rumah, lantai dan kertas. Jangan marahi anak, tetapi arahkan agar menggambar ditempat yang tepat. Berikan alat gambar dan ruangan yang nyaman, untuk merangsang kreativitas anak.

Aktivitas menggambar memerlukan kemampuan visio-Spatial yaitu suatu kemampuan memvisualkan atau menuangkan apa yang ada dalam pikiran, imajinasi dalam bentuk gambar, grafis, desain atau lukisan.

Seorang anak dengan kemampuan visio-Spatial yang baik, akan memiliki kreativitas tinggi. Anak seperti ini mampu memahami konsep ruang, komposisi warna, desain, bahkan seni. Akan tetapi kempuan ini pun perlu dilatih, karena kemampuan visio-Spatial, berbeda untuk setiap tahapan umur. Menurut pakar pengasuh Jarot Wijanarko tahap kemampuan dibagi atas :

Usia 1-1,5 Tahun

Pada tahap ini anak baru mampu melakukan coret-coret yang belum berbentuk gambar. Anak hanya menikmati kemampuan motorik tangan, yang bisa digerakkan sesuai keinginannya (sensorik). Biarkan anak melalui proses ini, karena sesungguhnya anak sedang nb melatih kemampuan singkronisasi motorik dan sensoriknya.

Usia 2-2,5

Memasuki usia ini gambar anak masih belum jelas bentuknya. Jika anda tanyakan menggambar apa, maka anak dapat menjelaskan maksud gambarnya. Biarkan anak melatih fantasinya. Meskipun jika anda tanyakan lagi gambar yang sama maka akan muncul cerita yang lain.

Usia 2,5-3 Tahun

Anak sudah mulai memiliki konsep akan menggambar apa, meskipun sering berubah sehingga gambar yang dihasilkan akan berbeda dari konsep awal.

Usia 3-3,5 Tahun

Anak mulai bisa menggambar bentuk-bentuk dasar. Lingkaran, garis, kotak dan titik.

Usia 3,5-4 Tahun

Bentuk-bentuk dasar tadi mulai bisa dikembangkan menjadi gambar yang lebih variatif. Seperti penambahan garis, lingkaran pada sebuah bentuk dasar, kotak maupun lingkaran besar. Pada masa ini anak sudah bisa diajarkan les gambar agar kemampuannya lebih terarah.

Usia 4-5 Tahun

Kreatifitas anak semakin meningkat, gambar mulai bervariasi dan lebih penambahan bentuk lebih detail. Gambar sudah mulai terbentuk sempurna.

Usia 5-6 Tahun

Anak sudah mulai mampu menggambarkan apa yang dimaksud, Melalui sebuah simbol. Anak juga sudah mampu menuangkan pikirannya dalam gambar yang jelas, misalnya gambar anak duduk dengan wajah menghadap kedepan semuanya.

Kegiatan menggambar memberikan anak berlatih untuk perkembangan fisik dan otaknya. Fungsi kognitif anak dilatih, agar anak mampu berfikir Kreatif, mampu berimajinasi, dan menyampaikan dalam berbagai bentuk gambar.

Menggambar juga melatih motorik halus anak, sehingga ia menjadi trampil dan gerakan jari lebih luwes. Emosi anak juga dilatih karena untuk menyelesaikan sebuah gambar anak harus bisa bersabar. Berbagai bentuk gambar dapat diwujudkan dalam gambar yang mewakili keadaan emosi anak.

Dengan menggambar anak juga dilatih lebih fokus. Sebuah gambar memerlukan tahapan-tahapan sehingga anak akan fokus menyelesaikan gambar satu persatu. Sehingga anak terbiasa menyelasaikaan tahap demi tahap. Orang tua dapat membatu dengan memberikan Les Gambar.

Kebiasaan anak menggambar diberbagai media jangan dianggap remeh apalagi memarahi. Jika melihat bakat anak yang perlu diasah tidak ada salahnya memberikan kepada guru untuk les anak, sehingga bakatnya makin menonjol. Kita tidak pernah tahu kelak anak menjadi apa, tetapi memberikan kesempatan untuk anak mengenal dan mengembangkan kemampuannya, adalah hal yang bisa dilakukan orang tua.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0