Kamu Bisa Nongkrong Tanpa Khawatir Kantong Bolong Di Kopi Soe Ciputat

Kamu Bisa Nongkrong Tanpa Khawatir Kantong Bolong Di Kopi Soe Ciputat

Kini ada begitu banyak pilihan tempat ngopi sekaligus hang out bareng teman di siang atau sore dan malam hari di Jakarta ditandai dengan maraknya kafe

Ini Daftar Hotel yang Sediakan Paket Tahun Baru Liburan Akhir Tahun di Jakarta
Rekomendasi 7 Hotel Murah Dekat Monas, Tarif Mulai Rp 90 Ribu Per Malam dengan Fasilitas Lengkap
Rekomendasi 4 Hotel di Surabaya yang Tawarkan Paket Spesial Tahun Baru 2020

Kini ada begitu banyak pilihan tempat ngopi sekaligus hang out bareng teman di siang atau sore dan malam hari di Jakarta ditandai dengan maraknya kafe dan kedai kopi seantero ibukota. Tren ini juga meluas sampai ke wilayah pinggira seperti di Tangerang Selatan. Di sepanjang Jalan RE Martadinata hingga Jl Dewi Sartika No.21 kita bisa menemukan kafe dengan suasana asyik untuk nongkrong sembari menyeruput kopi. Sesuai namanya, kedai Kopi Soe Ciputat merupakan bagian dari jaringan kedai Kopi Soe yang cabangnya ratusan yang berkembang melalui skema franchise.

Es Roegal merupakan paduan susu dengan sirup rum dengan biskuit Regal sebagai topping nya. Meski menggunakan rhum, kedai ini menjamin bahannya halal karena tidak mengandung alkohol. Jadi aman dinikmati untuk pengunjung muslim. Menu ini dibanderolRp 23.000 per gelas. Rasanya unik dengan rasa rum yang kuat dan creamy. "Kita ada opsi topping lain yakni regal, bobba dan es krim," ungkap barista Kopi Soe Ciputat.

Menu kopi andalan lainnya di kedai ini adalahKopi Soe Kribo. Ini adalah minuman kopi mixed blend dengan add on es krim dan bobba. Saat dicoba rasanya juga tak kalah nikmat. Apalagi jika langsung dinikmati begitu disajikan sebelum es krimnya melted melebur dengan kopi. Ada juga Soeklat Regal. Sesuai namanya, ini adalah minuman cokelat dengan tambahan biskuit regal dan es krim vanila. Harganya dibanderol Rp 23.000.

Jika Anda pengen nongkrong tapi nggak ingin menikmati yang serba berbahan kopi, bisa mencoba keunikan dan kesegaran Yuzu Soesoe. Minuman ini menggunakan bahan paduan jeruk Korea pada bagian dasar gelas yang diblend dengan susu segar di bagian atasnya. Aduk dulu untuk menikmatinya. "Minuman ini sama sekali nggak pakai bahan ekstrak kopi.Tapi kita sediakan juga variannya dengan kopi. Harganya 23 ribu," ungkap Itania, pemilik kedai Kopi Soe Ciputat yang menemani perbincangan kami bersama sang suami, Freddy Febriant.

Itania menuturkan kedainya ini baru buka belum genap sebulan, tepatnya pada 5 Desember 2019 lalu dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 pagi sampai 23.00 WIB. Karena pemilihan lokasinya yang cukup strategis, kedai kopi ini cepat dikenal oleh anak anak muda di Tangsel. "Biasanya pengunjung ramai di atas jam 12 siang sampai sekitar jam 19.00 an malam," tutur Itania. Dia menuturkan, diferensiasi dan nilai lebih yang ditawarkan kedai kopinya, selain rasa menu kopinya yang berani diadu, juga keunikan suasananya.

"Nilai keunikan kedai ini, kita sengaja siapin untuk orang yang ingin sekadar nongkrong atau yang mau pindah kantor sementara, mengerjakan pekerjaan kantor dengan membuka laptop sambil menikmati kopi," ungkap Itania. "Jika di tempat lain mahal, mereka bisa ke sini memesan menu kopi dengan harga lebih terjangkau sambil buka laptop atau ngecas ponsel. Kita sediakan wifi untuk pengunjung.Tempatnya juga instagrammable untuk foto foto dan di posting di instagram," imbuhnya. Meski dari luar terkesan mungil, Freedy menyatakan kedainya ini mampu mengakomodir pengunjung hingga 20 sampai 25 orang.

"Kita nggak buka sampai dinihari, hanya sampai jam 23.00 saja. Lokasi ini kita pilih dan cukup strategis karena merupakan area jajanan, dekat dengan apartemen dan juga dengan kampus seperti UIN," tutur Freddy. Dia menyatakan, rata rata pengunjung kafenya ini adalah mahasiswa. Seperti terlihat Senin malam kemarin, sejumlah mahasiswa memanfaatkan kafe ini untuk membahas dan mengerjakan tugas kuliah sambil nongkrong. "Kita mengincar konsumen segmen menengah termasuk mahasiswa dan karyawan. Kita pengen meraih konsumen yang malas ke Starbucks. Cukup dengan Rp 20 ribuan bisa nongkrong di kafe dengan menu berkualitas di sini," imbuh Itania.

Total di kafe ini terdapat 22 pilihan menu, namun tak seluruhnya berbahan dasar kopi. Freddy menyatakan, menu menggunahan bahan dasar kopi hanya 50 persen. Sebanyak 50 persen lainnya menggunakan bahan non kopi agar pengunjung yang kurang suka kopi juga punya pilihan untuk minum. Harganya dibanderol mulai dari Rp 18 ribu sampai Rp 25 ribu per menu.

Menu menu non kopi ini diantaranya, Es Matcha Latte (Rp 23 ribuan), Es Cokelat (Rp 22 ribuan), Es Cokelat Rum (Rp 25 ribuan), Yuzu Soesoe, aneka minuman Soe le (susu kedelai) dan ZEs Roegal, dengan sirup rum non alkohol, Rp 23 ribuan. Sebagai kedai kopi waralaba, Freddy menyatakan semua pilihan menu kopi yang disajikan di kafe ini berasal dari Kopi Soe pusat sebagai master waralaba. Begitu juga untuk pasokan kopi dan bahan bahan lainnya. "Kita lebih suka merintis bisnis ini dengan mengambil franchise karena kita tidak perlu pusing lagi membangun brand. Merk Kopi Soe juga sudah dikenal masyarakat," ungkap Fredy seraya menambahkan semua proses pembuatan kopi di Kopi Soe Ciputat menggunakan mesin pengolah kopi terbaru dan modern.

Untuk menggenjot pengunjung, Freddy dan Itania menyiapkan program promosi yang menurut mereka akan diperkenalkan ke pengunjung Januari 2020 nanti.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0