Jokowi Sampaikan 3 Poin Penting dari Keselamatan Warga hingga Fasilitas Umum Soal Banjir di Jakarta

Jokowi Sampaikan 3 Poin Penting dari Keselamatan Warga hingga Fasilitas Umum Soal Banjir di Jakarta

Bencana banjir yang menggenangi sejumlah wilayah DKIJakarta turut direspons oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dikutip dari tayangan Breaking News un

Rayakan Idul Fitri 1440 H, Anies Baswedan Mengaku Tak Mudik dan Salat Id di Jakarta
Ini Perbedaan Transparansi Anggaran Era Gubernur Ahok Dan Anies Baswedan
Anies Baswedan Senang Punya Tetangga Baru Maruf Amin Dilantik sebagai Wakil Presiden

Bencana banjir yang menggenangi sejumlah wilayah DKIJakarta turut direspons oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dikutip dari tayangan Breaking News unggahan YouTube KOMPASTV, dalam bencana banjir yang terjadi ini, Jokowi menekankan tiga tindakan cepat yang harus dilakukan. Menurut Jokowi, keselamatan warga merupakan hal nomor satu yang harus didahulukan.

Dalam upaya penyelamatan warga yang terdampak banjir, pemerintah telah memerintahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BNPB, serta SAR. Jokowi menegaskanketiga elementersebut harus bekerjasama dalam upaya memberi rasa aman dan keselamatan bagi warga yang terdampak banjir. "Pertama dan paling penting ini adalah yang berkaitan dengan keselamatan warga, dinomorsatukan, jadi BNPB, pemerintah provinsi, SAR, semuanya harus bergerak bersama sama untuk memberikan rasa aman, keselamatan bagi warga yang terkena banjir," tegas Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi meminta supaya fasilitas fasilitas umum di Jakarta dan sekitarnya agar segera dinormalisasi. Hal ini menyusul dengan banyaknya sejumlah tempat fasilitas publik yang terdampak bencana banjir. Seperti Bandara Halim Perdanakusuma, sejumlah ruas rel kereta api, dan beberapa titik tol.

"Kedua yang berkaitan dengan normalisasi untuk fasilitas fasilitas umum, karena ini sudah masuk di Jakarta, masuk ke Halim, beberapa sudah masuk ke tol Cikampek, kemudian di beberapa obyek vital, saya kira ini segera untuk dinormalisasi, sehingga fungsi fungsi itu kembali menjadi normal," imbuh Jokowi Yang terakhir,Jokowimenyebutpemerintah pusat dan pemerintah provinsi harus bekerjasama dalam menangulangi banjir yang terjadi. Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (31/12/2019) menyebabkan banjir di beberapa kawasan di kawasan Jakarta hingga Rabu (1/1/2020).

"Dan yang ketiga, yang terpenting juga pemerintah pusat, pemerintah provinsi harus bekerja bersama sama dalam menanggulangi ini (bencana banjir)," ujarnya. Berdasarkan laporan peringatan dini prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya, wilayah Jabodetabek memang diperkirakan turun hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi pada pengujung tahun hingga awal tahun. BMKG mempresiksi hujan lebat masih akan terjadi dari pagi hingga malam hari di wilayah Jabodetabek. Warga diharapkan untuk siaga dan bersiap siap untuk menghadapi kemungkinan banjir.

Banjir yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta langsung membuatAnies Baswedanmengambil sikap. Dikutip dari tayangan Breaking News unggahan YouTube KOMPASTV , Rabu (1/1/2020), Anies memberikan sejumlah instruksi terkait banjir yang mengenanggi sejumlah daerah daerah di Jakarta. Anies mengistruksikan kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk langsung turun tangan dalam menanggani bencana banjir.

Anies menegaskan untuk seluruh jajaran harap segera menyiapkan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir. Dimulai dari memastikan tempat tempat evakuasi. "Siapkan bantuan evakuasi warga terdampak. Pastikan tempat tempat pengungsian segera siap. Seluruh kantor pemerintahan, sekolah, harus siap jadi tempat pengungsian," tegas Anies.

Kemudian, Anies juga meminta jajaran pemprov DKI untuk menyiapkan urusan logistik dan kesehatan dengan segera. Seperti dapur umum, pos kesehatan, obat obatan, makanan siap saji, air minum, hingga toilet umum. "Siapkan bantuan evakuasi warga terdampak. Pastikan tempat tempat pengungsian segera siap. Seluruh kantor pemerintahan, sekolah, harus siap jadi tempat pengungsian," kata Anies.

"Siapkan dapur umum, siapkan pos kesehatan, dan pastikan tenaga kesehatan siap, obat obatan, makanan siap saji, air minum, toilet umum dan semua kebutuhan dasar lainya supaya segera dalam posisi siap," tambahnya. Menurut Anies, banjir telah turun di wilayah Jakarta sejak Selasa (31/12/2019). Banjir itu disebabkan oleh hujan lebat di bagian barat Pulau Jawa.

Ia menyampaikan kepada seluruh jajarannya bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertanggung jawab mengatasi dampak dari banjir tersebut. "Hujan, curahnya tidak bisa kita kendalikan, tetapi dampaknya bisa kita kendalikan. Pemprov DKI Jakata harus hadir. Pemprov DKI ambil sikap harus bertanggung jawab, tunjukkan kepada seluruh warga bahwa semua jajaran harus turun tangan," ujar Anies. Diakhir instruksinya melalui rekaman suara, Anies juga meminta seluruh jajaran untuk selalu berdoa kepada Tuhan agar diberikan kemudahan dana menjalankan tugas mulia ini.

"Insyallah kita diberikan kemudahan sehingga bisa menangulanggi permasalahan banjir ini dengan sesegera mungkin," kata Anies. "Camkan pesan ini, segera laksanakan, semoga Allah Swt selalu mengiringi bapak/ibu sekalian memudahkan untuk menjalankan tugas yang mulia ini," tutupnya Selain itu, Pemprov DKI Jakarta menyediakan layanan panggilan darurat kepada warga DKI Jakarta yang sekiranya membutuhkan penanganan segera, masyarakat dapat menghubungi nomor 112.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0