Hakteknas Ke 24, Teknologi Sangat Penting Untuk Dorong Daya Saing Nasional

Hakteknas Ke 24, Teknologi Sangat Penting Untuk Dorong Daya Saing Nasional

Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke 24 yang tengah berlangsung di Denpasar, Bali, menjadi momentum yang tepat untuk menggaun

Planet Terlarang Telah Ditemukan oleh Astronom, Berjarak 920 Tahun Cahaya dari Bumi
Sukses Ciptakan Baterai dari Ampas Kopi, Dua Siswa Taruna Bakti Bandung Sabet Emas di Korea
Pertama Kali dalam Sejarah Astronomi, Para Ilmuwan Berhasil Ungkap Penampakan Black Hole

Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke 24 yang tengah berlangsung di Denpasar, Bali, menjadi momentum yang tepat untuk menggaungkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Khususnya SDM yang berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pemerintahannya periode kedua sekaligus salah satu fokus dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 2024. Seperti yang disampaikan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza saat menghadiri Pameran RITECH.

Perlu diketahui, pameran tersebut menjadi rangkaian peringatan Hakteknas ke 24, yang digelar di Lapangan Renon Puputan, Denpasar, Bali, pada Minggu (25/08/2019). "Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional harus dijadikan momentum pembangunan Sumber Daya Manusia berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar Hammam, dalam kesempatan tersebut. Ia menegaskan, momentum peringatan Hakteknas harus dijadikan sebagai sarana untuk kembali menumbuhkan kesadaran seluruh elemen bangsa bahwa teknologi menjadi faktor yang sangat krusial dalam mendorong perubahan Indonesia menjadi negara yang maju dan berdaya saing tinggi.

"Jadi peringatan Hakteknas ini harus membuat masyarakat Indonesia serta pemangku kepentingan strategis itu sadar, bahwa teknologi sangat penting dalam mendorong daya saing nasional," kata Hammam. Tema yang diangkat pada Peringatan Hakteknas kali ini adalah 'Iptek dan Inovasi Dalam Industri Kreatif 4.0' dengan sub tema 'Industri Kreatif 4.0 untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa' serta tagline 'Inovasi, Bangun Bangsa'. Melalui tema dan tagline itulah, kata Hammam, BPPT akan terus mendukung pembangunan SDM yang unggul agar bisa meningkatkan daya saing dan membangun perekonomian Indonesia.

Seperti apa yang telah disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR, Jumat (16/8/2019) lalu. Hammam menegaskan, saat itu Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia harus menjadi bangsa yang kompetitif demi mewujudkan 'SDM Unggul, Indonesia Maju'. "Presiden Joko Widodo pun dalam pidatonya berkata, kita harus menjadi bangsa yang inovatif dan kompetitif. Tema HUT ke 74 Kemerdekaan RI kemarin juga SDM Unggul, Indonesia maju," tegas Hammam.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0