Buat Pelanggan Ketagihan Pemilik Toko Mie Ini Ditangkap Setelah Beri Opium di Mie yang Disajikan

Buat Pelanggan Ketagihan Pemilik Toko Mie Ini Ditangkap Setelah Beri Opium di Mie yang Disajikan

Seorang pemilik usaha kuliner mie terpaksa ditangkap polisi lantaran ketahuan beri opium di mie yang disajikannya. Hal tersebut dilakukannya, rupanya

Serukan Pemimpin Dunia & PBB Tak Lakukan Pembiaran SBY Ungkap Kecemasan Iran-Amerika Memanas
7 Aturan Aneh yang Berlaku di Afrika, Satu di Antaranya Larangan Penyihir Menggunakan Sapu Terbang
Sisi Gelap Pemimpin Uganda, Kepergok Tiduri Istri Teman, Sersan Idi Amin Kabur Tanpa Busana

Seorang pemilik usaha kuliner mie terpaksa ditangkap polisi lantaran ketahuan beri opium di mie yang disajikannya. Hal tersebut dilakukannya, rupanya untuk membuat para pelanggannya ketagihan. Menurut Sin Chew Daily via , seorang pemilik toko mie di Guangxi, Cina tersebut telah ditangkap karena memasukkan opium sebagai bahan dalam mie nya.

Sehingga pelanggannya akan terus datang kembali untuk mendapatkan lebih banyak. Namun, sampulnya meledak ketika seorang pelanggan yang makan di tempatnya dites positif morfin selama pemeriksaan obat obatan terlarang oleh polisi. Pelanggan kuliner mie tersebut pun secara polos menjawab, bahwa dia tidak pernah minum obat apa pun.

Ketika ditanyai lebih lanjut, dia hanya mengatakan bahwa dia makan kuliner mie. Merasa curiga, polisi kemudian pergi ke toko mie tersebut untuk memeriksa apakah mereka menggunakan barang selundupan atau obat obatan terlarang. Hasilnya, polisi berhasil menyita sekantong bubuk bahan mie yang dites positif mengandung morfin.

Setelah itu, mereka menutup toko dan menemukan sekitar 76 gram bubuk biji poppy (sejenis obat obatan terlarang). Sang pemilik toko mie tersebut pun ditangkap. Selama interogasi, ia mengaku menggunakan obat obatan untuk meningkatkan bisnisnya.

Karena opium membuat kecanduan, ia berharap kecanduan itu akan membuat pelanggannya terus datang kembali untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan. Dia juga mengatakan bahwa bubuk yang dia gunakan ditanam olehnya di kampung halamannya sekitar empat tahun lalu. Kasus ini masih dalam proses pengadilan dan sedang menunggu penyelidikan dan tindakan lebih lanjut.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0