Berontak ketika Hendak Disembelih, Sapi Kurban Presiden Jokowi di Gunungkidul Sepak Seorang Warga

Berontak ketika Hendak Disembelih, Sapi Kurban Presiden Jokowi di Gunungkidul Sepak Seorang Warga

Salah satu sapi kurban yang disumbangkan Presiden Jokowi sepak warga hingga alami luka ringan saat akan disembelih di Idul Adha 2019. Tak mudah menakl

Beda Sikap dari Franda, Gibran Rakabuming Izinkan Nama Jan Ethes Dicontek tapi Beri Satu Syarat
Kahiyang Ayu Ajak Sedah Mirah Berbusana Daerah, Pakai Batik Lurik, Kebaya hingga Baju Adat NTT
HNW: Saya Sudah Memberikan Maaf pada Tribun yang Salah Beritakan tentang Jan Ethes

Salah satu sapi kurban yang disumbangkan Presiden Jokowi sepak warga hingga alami luka ringan saat akan disembelih di Idul Adha 2019. Tak mudah menaklukkan Black, sapi kurban milik Presiden Jokowi yang berontak saat hendak disembelih. Bahkan, sepakan kaki sapi sumbangan Jokowi tersebut nyaris melukai seorang warga di Gunungkidul, Yogyakarta.

Butuh belasan orang untuk menaklukkan si Black, sapi bantuan Presiden Joko Widodo berbobot lebih dari 1 ton yang disembelih di Masjid Nurma'unah, Dusun Watugilang B, Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan,Gunungkidul, Yogyakarta. Bahkan, satu orang di antaranya mengalami luka ringan terkena sepakan kaki, Minggu (11/8/2019). Dari pengamatan Kompas.com di lokasi, sapi jenis simental ini mulai digiring ke masjid dari lokasi transitnya berada sekitar 100 meter, pukul 10.00 WIB.

Setelah penyerahan dari Bupati Gunungkidul Badingah, sapi kemudian diikat sedemikian rupa sehingga mudah direbahkan. Masyarakat sekitar yang sudah terbiasa menyembelih hewan kurban, pun dengan cekatan bisa merobohkan sapi berukuran besar itu. Saat diikat dengan tali, sapi yang masih meronta itu kaki belakangnya mengenai kaki kanan salah seorang warga hingga terjatuh.

"Memang tadi ada insiden tersebut, sepakan sempat mengenai seorang pembegal dibagian kaki. Alhamdulillah tidak terjadi luka yang parah," kata Takmir Masjid Nurma'unah, Dusun Watugilang B, Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan Sumarno, Minggu Pada Idul Adha tahun ini, di Masjid Nurma'unah terdapat 5 ekor sapi kurban termasuk bantuan dari PresidenJokowiserta 21 ekor kambing dari jemaah masjid.

"Tadi yang menyembelih sekitar 12 orang, kami kesulitan untuk menyembelih sapi tersebut tenaganya besar," katanya. Bupati Gunungkidul Badingah yang sempat menghadiri penyembelihan sapi bantuan presiden mengatakan, daging sapi bisa dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Masyarakat Gunungkidul perlu mencontoh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang penuh keiklasan, kesabaran, dan ketaatan sehingga dapat membuahkan hasil yang memuaskan.

"Hari raya kurban ini semoga bisa memupuk keimanan masyarakat Gunungkidul, dan juga menambah jiwa sosial masyarakat. Semoga warga bisa menerima daging sapi bantuan dari presiden secara merata," ucapnya. Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, pihaknya menurunkan petugas sebanyak 169 orang yang disebar ke seluruh wilayah di Kabupaten Gunungkidul untuk memantau penyembelihan hewan kurban.

"Kami dibantu sebanyak 45 orang dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM," katanya. Penampakan sapi kurban Presiden Joko Widodo di seluruh pelosok Indonesia, tersebar di 9 wilayah Nusantara! Foto foto sapi kurban Presiden Jokowi yang disumbangkan untuk warga di seluruh pelosok Indonesia.

Presiden Joko Widodo membeli beberapasapikurban yang disumbangkan di beberapa wilayah di Indonesia saat Idul Adha. Sapi sapi kurban yang dipilih Jokowi adalah sapi berkualitas yang dibeli langsung dari peternak sapi. Beberapa sapi bahkan mendapatkan perlakuan khusus, seperti disediakan karpet hitam seharga Rp 2 juta sebagai alas tidur atau diberi obat cacing agar kondisinya sehat saat disembelih. Berikut 9 penampakan sapi kurban yang disumbangkan Jokowi yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

Presiden Joko Widodo mengirim sapi kurban untuk Masjid Nur Ma’unah, Watugilang B, Mulusan, Paliyan, Gunung Kidul, Yogyakarta. Saat datang, sapi bantuan seberat 1 ton tersebut sempat tidak mau makan, diduga karena stres setelah menempuh perjalanan jauh. "Makannya belum begitu banyak, mungkin karena kecapekan baru datang jam 10.00 WIB tadi. Saya coba tadi kasih makan jagung. Mungkin karena kelelahan dan adaptasi lingkungan juga," kata warga yang merawat sapi, Budi Raharjo, saat ditemui di rumahnya, Jumat (9/8/2019).

Sebagai peternak sapi, Budi mengaku hanya butuh waktu beberapa jam agar sapi jenis simental itu mau makan. "Mungkin sore nanti baru mau makan. Pakan hijauan, untuk minuman nanti kami sesuaikan dengan memberikan ampas tahu," kata dia. Selain itu, untuk keamanan sapi, dirinya bertanggung jawab penuh sehingga pada malam hari tiba, sapi itu akan terus diawasi agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

"Saya awasi sendiri, kalau tidak diikat di luar, nanti ya saya masukkan ke dalam kandang karena di dalam kandang juga ada sapi," ucap dia. Dia memperkirakan harga sapi bantuan dari Jokowi tersebut mencapai Rp 100 juta dengan bobot diperkirakan 1,1 sampai 1,2 ton. Presiden Joko Widodo berkurban seeokor sapi untuk disembelih di Masjid Agung Al Akbar Surabaya pada Idul Adha.

Informasi yang dihimpun dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur menyebutkan, berat sapi Jokowi yang akan disembelih di Surabaya 1 ton. "Jenis sapinya peranakan ongole atau sapi jawa yang dibeli dari peternak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik," kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Wemmi Niamawati, Jumat (9/8/2019). Tinggi badan sapi berumur 4 tahun tersebut 160 sentimeter dengan panjang badan 176 sentimeter, dan lingkar dada 226 sentimeter.

Selain sapi dari Jokowi, 3 ekor sapi milik pejabat utama Pemprov Jawa Timur rencananya juga akan disembelih di Masjid Agung Al Akbar Surabaya. Salah satunya sapi kurban milik Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Berat sapi milik Khofifah sedikit di bawah sapi dari Jokowi, yakni 1 ton. Jenisnya peranakan ongole, berusia 4 tahun, yang dibeli dari peternak Desa Takerharjo, Kecamatan Selokuro, Kabupaten Lamongan.

Sapi limosin dengan berat 1,2 ton sumbangan dari Presiden Joko Widodo diserahkan untuk masyarakat Bengkulu pada Idul Adha 1440 Hijriah. Sapi berukuran besar ini akan disembelih di Masjid Jami, Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Budiman Ismaun, Sabtu (10/8/2019). Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Bengkulu Edi Hartawan mengatakan, dipilihnya Kabupaten Bengkulu Selatan dengan alasan untuk pemerataan dan tidak ada unsur politis di dalamnya.

Selama ini, hewan kurban tersebut selalu disembelih di Masjid Baitul Izzah, Kota Bengkulu. "Penyerahannya tergantung kebijakan Gubernur Bengkulu, dengan melihat aspek pemerataan. Jika hanya ditentukan satu tempat, aspek pemerataannya tidak terpenuhi. Mungkin nanti tahun depan dipilih kabupaten lainnya," kata Edi. Sapi tersebut dibeli seharga Rp 64 juta dari peternakan sapi di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menyumbangkan satu ekor sapi kurban berbobot 1 ton seharga Rp 85 juta untuk hewan kurban di Sulawesi Barat. Pemilik sapi Abdul Rahim mengatakan, sapi dengan panjang dua meter dan berusia tiga tahun itu diberi nama Mike Tyson. Nama itu diberikan karena tubuh sapi yang super jumbo, yang disebut seperti nama petinju Mike Tyson.

"Saya tentu senang dan bangga karena kalau dijual, biasa harganya tidak semahal itu,” kata Abdul saat ditemui di peternakannya di Ujung Baru, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, Minggu (4/8/2019). Untuk menjaga berat badan sapi agar tidak turun, Abdul memberinya makan dua kali sehari dengan pakan rumput hijau dicampur ampas tahu dan batang pisang. Selain itu, sapi miliknya juga rutin dimandikan dua kali sehari, yakni setiap pagi dan sore hari layaknya manusia.

Bukan hanya itu, perlakuan khusus pertama yang diterima Tyson adalah disediakannya karpet hitam seharga Rp 2 juta sebagai alas tidur. Karpet tersebut dibeli di Surabaya, Jawa Timur, khusus untuk membuat tidur si Tyson nyaman. Si "Black", sapi kurban seberat 1 ton yang dibeli Presiden Jokowi seharga Rp 100 juta, diberi perawatan intensif oleh pemilliknya, Sulistiyo Hadi, peternak asal Dusun Salam, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Sulistiyo mengatakan, sapi itu sudah dipelihara sejak tiga tahun lalu. Selama ini dirinya selalu memperhatikan asupan makanan dan gizi dari sapi peliharaannya, termasuk memberikan vitamin untuk si Black.

Sulistiyo biasa memberi makan ketela, ampas tahu, bekatul, dan folat. Sapi juga diberi obat cacing agar sehat dan pertumbuhannya maksimal. "Ya senang, sudah dibeli Pak Presiden. Menjadi kebanggan tersendiri bagi saya. Dibeli Rp 100 juta, dulu awal saya beli Rp 18,5 juta," katanya, Jumat (9/8/2019). Sulistiyo juga sangat memperhatikan kebersihkan kandang sebab dengan kondisi kandang bersih, kesehatan sapi juga tetap terjaga. Sulistiyo memandikan sapi minimal dua kali sepekan.

Jokowi menyumbang dua sapi kurban di DIY. Sapi banpres jenis simental seberat 1.180 kg secara simbolis diserahkan oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X kepada Takmir Masjid Nur Maunah, Gunung Kidul. Satu lagi sapi bantuan Jokowi jenis peranakan ongole (PO) dengan berat 1.037 kg diserahkan ke Takmir Masjid Istana Negara Gedung Agung Yogyakarta. Penyerahan ini dilakukan di kompleks kantor Kepatihan, Yogyakarta. Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menyumbangkan sapi di Sulawesi Utara (Sulut).

Sapi yang disumbangkan Jokowi ke Masjid Ribaathul Quluub, Kota Bitung, itu seberat 750 kilogram. Sapi dibeli dari di Desa Tounelet, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, dengan pemilik sapi bernama Kumolontang. Sapi jantan warna putih yang disumbangkan Jokowi memiliki panjang badan 167 sentimeter, tinggi 147 sentimeter, dan lingkar dada 215 sentimeter.

Pantauan Kompas.com , sapi yang akan dikurbankan saat Idul Adha itu terlihat sehat, tegap, dan berotot. Tubuh sapi terlihat begitu bongsor. Rahmat Loleh, Kasubag Agama Biro Kesra Pemprov Sulut, mengatakan, ia tidak tahu persis harga dan jenis sapi yang disumbangkan Jokowi. "Karena yang bayar langsung dari Jakarta kepada peternak sapi," ujarnya, Jumat (9/8/2019).

Ismail, warga Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), tak menyangka sapi yang telah dipeliharanya sejak empat tahun lalu dibeli Presiden Joko Widodo ( Jokowi) untuk hewan kurban. Sapi peranakan ongole dengan berat 750 kilogram dibeli Jokowi dengan harga Rp 45 juta. "Senanglah, bagaimana Presiden yang beli sapiku melalui Biro Kesra dan Kemasyarakatan Provinsi Sulawesi Tenggara," kata Ismail di kandang sapinya, Selasa (6/8/2019).

Uang dari hasil pembelian sapi ini nanti akan diputar kembali untuk modal peternakan sapi dan membeli bibit sapi yang sama. Rencananya, sapi kurban Presiden ini akan disembelih pada Idul Adha di Pondok Pesantren Gontor Putri di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Andi Saputro (30), warga Pilangsari RT 006/RW 001, Potronayan, Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah, tak menyangka dua sapi jenis simental yang dipeliharanya dibeli Presiden Jokowi untuk hewan kurban.

Dua sapi masing masing berbobot 1,4 ton dan 1,3 ton tersebut total seharga Rp 171 juta. "Rasanya senang bisa dibeli sama Pak Presiden. Bisa membawa nama peternakan sapi di sini," kata Andi di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (6/8/2019). Andi mengaku baru pertama kali sapi yang dipeliharanya sejak 4,5 tahun dan 3,5 tahun itu dibeli Presiden Jokowi untuk kurban.

Awalnya, Andi meminta bantuan tetangga untuk menawarkan dua sapi yang ia pelihara untuk kurban melalui media sosial (medsos) WhatsApp. Dia berpesan kepada tetangga bahwa apabila Presiden Jokowi mau membeli sapi kurban, di tempatnya ada sapi berukuran besar. "Ada utusan Pak Presiden Jokowi ke sini langsung melihat sapi untuk kurban. Tim MUI Solo juga ke sini melihat sapi yang dibeli Pak Jokowi untuk kurban," kata dia.

Dua sapi tersebut dibeli Presiden Jokowi untuk berkurban di Masjid Agung Surakarta dan Masjid Al Wustha Surakarta. Rencananya dua sapi itu dikirim dari Boyolali ke Solo, Sabtu (10/8/2019) sekitar pukul 15.00 WIB atau sehari sebelum perayaan Idul Adha, Minggu (11/8/2019). "Perkiraan sampai Solo jam 5 sore. Dua ekor sapi kami kirim ke Masjid Agung dan Masjid Al Wustha," katanya.

Presiden Joko Widodo menyumbangkan sapi jenis ongole seberat 1,1 ton untuk dikurbankan di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, saat Idul Adha. Sapi tersebut dibeli Jokowi dari peternakan Dwi Karya di Jalan Pangeran Ayin, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Idil Fitriansyah, pemilik sapi, mengatakan, perwakilan dari Istana Presiden sebelumnya datang pada Senin (15/7/2019) untuk membeli sapi tersebut seharga Rp 85 juta.

Idil pun mengaku sempat tak menyangka sapi yang telah ia pelihara dari umur 2 tahun tersebut dipilih presiden untuk dikurbankan. "Katanya sapi ini gagah dan besar, jadi dipilih presiden untuk dikurbankan di sini. Umur sapi sekarang sudah 10 tahun," kata Idil, Rabu (24/7/2019). Dalam satu hari, pakan ternak yang disiapkan oleh Idil mencapai 100 kilogram untuk sapi tersebut. Pakan itu berupa ampas tahu, ampas uni, dedak, kulit nanas, dan vitamin.

Sapi jenis ongole tersebut merupakan salah satu dari hewan ternak yang sangat disayangi oleh keluarga Idil. Bahkan, keluarga sempat bingung untuk menjual sapi tersebut. "Ayah saya sangat sayang dengan sapi ini karena penurut. Antara bingung juga kemarin mau jual atau tidak. Tapi akhirnya dijual karena kami merasa bangga yang membeli adalah Presiden," ujarnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0