9 Kuliner yang Harus Dicicipi Saat Mudik Lewat Jalur Selatan

9 Kuliner yang Harus Dicicipi Saat Mudik Lewat Jalur Selatan

Lebaran menjadi ajang berkumpul sanak keluarga dari jauh, dan biasanya menjelang lebaran aktivitas mudik mulai ramai di sepanjang jalur. Bagi kamu yan

Kena Macet di Tol Padat? Yuk Cicipi Kuliner di Pantura, Mau Plih Sate Maranggi atau Empal Gentong
7 Kuliner Enak di Bogor, Coba Martabak Encek yang Legendaris
10 Kuliner Favorit yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Mudik ke Sragen

Lebaran menjadi ajang berkumpul sanak keluarga dari jauh, dan biasanya menjelang lebaran aktivitas mudik mulai ramai di sepanjang jalur. Bagi kamu yang mudik lewat jalur selatan, ada baiknya untuk mampir dan singgah sebentar mencoba beberapa kuliner khas daerah. Penasaran apa saja kuliner yang bisa kamu cicipi jika mudik lewat jalur selatan?

Soto Sekengkel merupakan salah satu kuliner yang populer di wilayah Banyumas. Tidak hanya menggunakan bumbu yang khas, soto ini juga dilengkapi dengan irisan daging, urat atau jeroan sapi. Yang membuat Soto Sekengkel banyak dicari adalah tambahan torpedo sapi yang katanya bisa meningkatkan kejantanan pria.

Selain Soto Sekengkel, Banyumas juga punya Soto Sokaraja yang wajib kamu coba saat mudik lewat jalur selatan ini. Soto Sokarja sendiri terdiri dari ketupat, tauge, kubis, suwiran ayam, daun bawang, bawang goreng dan siraman kuah panas. Kuah soto tersebut terbuat dari rempah rempah dan balungan sapi yang direbus lama sehingga menghasilkan citarasa yang gurih.

Tidak cukup sampai di situ, taburan kacang halus atau bumbu kacang wajib ada di Soto Sokaraja. Jika biasanya olahan daging bebek dimasak dengan cara digoreng atau dibakar, di daerah Tambak Banyumas kamu bisa menemukan sate bebek. Sate bebek memiliki tekstur daging yang tidak keras dan tidak terlalu lunak.

Biasanya sate bebek ini disajikan dengan bumbu kacang encer, kecap, irisan bawang merah, dan cabe sehingga menciptakan citarasa yang khas berupa manis dan gurih. Sate Ambal merupakan makanan khas yang menjadi ikon wilayah Ambal, Kebumen. Sate Ambal terbuat dari daging ayam yang direndam bumbu lalu dibakar. Yang membuat sate ini lain dari pada yang lain adalah bumbunya yang tidak menggunakan bumbu kacang melainkan menggunakan tempe.

Tempe dihaluskan sebagai pengganti kacang dalam pembuatan bumbu sate. Selain Sate Ambal, Kuliner kebumen lainnya adalah Nasi Penggel. Nasi Penggel terdiri dari nasi yang disiram sayur nangka muda dan daun singkong yang dimasak dengan santan, dan kikil sebagai lauknya.

Nasi dalam makanan tersebut juga disajikan dengan dikepal kepal membentuk bulatan. Rica rica Entok merupakan makanan khas Purworejo. Daging entok dipotong kecil kecil dan dimasak dengan bumbu rempah.

Tak boleh ketinggalan adalah cabei merah dan cabai rawit yang diulek halus. Rasa pedas dan gurih akan menggugah selera makanmu. Mendoan sering dijadikan camilan di daerah Banyumas, dengan bentuk yang lebih lebar dan tipis. Cara untuk membuat tempe mendoan ini yaitu tempe dicelup tepung berbumbu dan diberi irisan daun bawang lalu digoreng dalam minyak panas.

Tekstur mendoan yang tidak renyah itulah yang menjadi ciri khas mendoan Banyumas. Memasuki wilayah Kebumen, mungkin kamu akan menjumpai deretan gubuk di tepi jalan raya yang memajang botol berisi air berwarna putih. Itulah yang dinamakan Bedeg (nira kelapa).

Badeg memiliki rasa manis dan aroma yang khas. Rasanya yang menyegarkan mungkin dapat mengembalikan energimu yang terkuras saat mudik. Meskipun Es Dawet Ireng lebih dikenal sebagai minuman khas Purworejo, tetapi es dawet tersebut juga dapat dijumpai di Kebumen.

Warna hitam dawet ireng berasal dari abu merang. Butiran dawet yang disiram dengan santan dan gula merah cair menciptakan rasa manis yang menyegarkan.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0