5 Kandungan Vitamin C pada Skincare dan Manfaatnya: Bisa Cegah Penuaan Dini Juga, Lho!

5 Kandungan Vitamin C pada Skincare dan Manfaatnya: Bisa Cegah Penuaan Dini Juga, Lho!

Kandungan vitamin C dapat dengan mudah ditemukan dalam beragam produk skincare. Salah satunya seperti serum, masker, maupun pelembap. Dengan pemilihan

Viral Hasil Make Up dari Istri untuk Suaminya, Takut Dibully Malah Banjir Pujian: Cantik Banget!
Zodiak Hari ini – Zodiak Paling Blak-blakan, Aries Spontan, Sagittarius Suka Mengoceh
Ramalan Zodiak Rabu 10 Juli 2019, Aries Menyenangkan Kekasih, Leo Mengeluarkan Banyak Uang

Kandungan vitamin C dapat dengan mudah ditemukan dalam beragam produk skincare. Salah satunya seperti serum, masker, maupun pelembap. Dengan pemilihan jenis yang tepat, khasiat pada vitamin C akan lebih maksimal pada kulit.

Skincare atau perawatan wajah sudah menjadi rutinitas wajib yang dilakukan para wanita, bahkan pria saat ini. Kandungan vitamin C dapat dengan mudah ditemukan dalam beragam produk skincare. Ada banyak produk yang diperjualbelikan di pasaran yang diformulasikan dengan vitamin C.

Seperti serum, masker, maupun pelembap. Vitamin C tidak hanya bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh, juga baik untuk kulit. Segudang manfaat vitamin C untuk kulit, sering dijadikan sebagai holy grail ingredient .

Kandungan antioksidannya yang dapat membantu mencerahkan dan membantu anti penuaan serta menjaga kelembapan kulit. Sebelum memilih produk, perlu diketahui bila vitamin C hadir dalam beragam jenis. Dengan pemilihan jenis yang tepat, khasiat pada vitamin C akan lebih maksimal pada kulit.

Bila memiliki jenis kulit kering atau sensitif, dapat mencoba jenis vitamin C yang satu ini. Magnesium Ascorbyl Phosphatememiliki bentuk yang lebih stabil dibanding jenis jenis lainnya, sehingga dapat menurunkan risiko kulit mengalami iritasi. Serupa dengan L Ascorbic Acid, Magnesium Ascorbyl Phosphate bersifat water soluble atau dapat larut dalam air.

LAA cocok untuk jenis kulit normal atau berminyak, serta berfungsi untuk memperkuat jaringan kulit, menyembuhkan luka, sekaligus melindungi kulit dari berbagai penyakit. Ascorbic Acid merupakan salah satu jenisvitamin Cyang paling ampuh dan terbukti mampu bekerja secara efektif pada kulit. Jenis ini tergolong kurang stabil, sehingga berpotensi menyebabkan iritasi jika digunakan pada dosis yang tinggi.

Sodium Ascorbyl Phosphate merupakan salah satu jenis vitamin C yang tergolong lembut bagi kulit. Kandungan ini mampu mencerahkan wajah dan melawan radikal bebas secara efektif berkat kandungan anti oksidan di dalamnya. Tak hanya itu, warna kulit pun menjadi lebih rata dengan menggunakan Sodium Ascorbyl Phosphate.

Selain digunakan sendiri, Sodium Ascorbyl Phosphate dapat menjadi pelengkap yang baik untuk produk anti acne prone dengan kandungan benzoyl peroxide dan salicylic acid. Vitamin C dikenal sebagai salah satu kandungan yang ampuh untuk mengatasi hiperpigmentasi pada kulit. Nah, bila akan menggunakan vitamin C untuk mengatasi masalah tersebut, pastikan untuk memilih produk dengan kandungan Ascorbyl Glucosamine.

Pasalnya, jenis vitamin C ini kaya akan kandungan anti oksidan dan skin brightening properties. Sering terpapar radikal bebas? Ascorbyl Palmitate dapat menjadi pilihan yang tepat.

Ascorbyl Palmitate merupakan salah satu bentuk vitamin C yang tergolong stabil dan dapat larut dalam minyak. Selain melawan radikal bebas, jenis ini kerap ditemukan pada produk skincare. Berbahan dasar minyak, berfungsi untuk melindungi kulit dari penuaan atau antiaging sekaligus memperbaiki jaringan kulit.

Selain memasukkan vitamin C ke dalam rutinitas perawatan kulit, vitamin C juga ditemukan dalam berbagai buah buahan dan sayuran seperti jeruk, lemon, anggur, bayam hingga brokoli. Dapat pula dikonsumsi dengan meminum segelas air panas dengan lemon setiap pagi untuk meningkatkan kadar vitamin C di dalam tubuh. Vitamin C menjadi makanan pokok dan kecantikan untuk mendapatkan kulit terbaik.

Penggunaanskincareatau produk perawatankulitkini menjadi hal yang wajib untuk para wanita. Pasalnya, penggunaanskincareyang tepat dan teratur dapat menjadi investasi untukkulitkita ke depan melawan tanda tanda penuaan dini. Tapi nggak semuaskincarecocok untukkulitkita. Hati hati, ini 5bahanskincareyangharuskamuhindariuntukmencegahkulitrusak.

Sebenarnya, penggunaan pewangi dan pewarna buatan sesekali nggak berbahaya, tapi tidak dianjurkan setiap hari. Kalau kamu menggunakan skincare dengan pewangi dan pewarna buatan setiap hari, lama lama akan timbut reaksi negatif pada kulitmu. Pasalnya, pewangi dan pewarna buatan dibuat dari beribu ribu bahan kimia, dimana semuanya tidak terjamin keamanannya bagi kulit.

Pada kulit sensitif, malah akan langsung terjadi reaksi kulit berupa kemerahan, iritasi dan jerawat. Bahkan, kalau kamu punya alergi bisa jadi akan timbul peradangan, gatal gatal atau parahnya, gangguan pernapasan. Sebenarnya, FDA atau Food and Drug Administration of US mengizinkan kandungan SLS pada makanan dan bahan pembersih rumah tangga.

Namun American Cancer Society menyatakan bahwa SLS dapat menyebabkan iritasi kulit ringan. Sulfat sendiri dalam skincare berguna untuk membuat busa pada sabun dan mengelupas kotoran dnegan menarik minuak dan air. Namun, sulfat dalam sabun dan sampo dapat menyerap banyak minyak alami dari kulit dan rambut sehingga jadi lebih kering.

Paraben sendiri memiliki manfaat besar untuk menjaga sebuah kualitas produk agar tidak mudah rusak karena terkontaminasi jamur dan bakteri. Namun sebuah studi di tahun 2014 mneyatakan resiko kanker payudara pada wanita meningkat akibat penggunaan produk dnegan kandungan paraben. Paraben dalam jumlah kecil atau batas yang diperbolehkan masih aman digunakan, mengikuti standar dari BPOM.

Zat hydroquinone seringkali digunakan untuk menangani hiperpigmentasi yang terjadi pada kulit. Zat ini dikenal ampuh menghambat enzim tyrosinase, enzim penghasil pigmen di kulit. Enzim tersebut memicu penumpukan pigmen (melanosom) di dalam sel, yang membuat kulit tampak lebih gelap.

Namun, hydroquinone sendiri adalah obat, bukan zat yang bisa dipakai secara umum dan tidak boleh digunakan sebagai produk kosmetik pemutih kulit. Karena, dalam penggunaan jangka panjang kurang lebih 6 bulan, dapat mengakibatkan iritasi kulit dengan keluhan rasa kesemutan, terbakar, merah dan kering pada kulit. Penggunaan kedua zat ini dihindari karena keduanya merupakan sama sama zat aktif.

Untuk kulit yang kering, pemakaian zat aktif secara bersamaan ini dapat menyebabkan iritasi. Untuk kulit berminyak memang lebih aman, namun sebaiknya beri jeda beberapa menit sebelum memakai produk berikutnya. Itulah 5bahanatauzatdenganresikokerusakankulityang terkandung dalamskincare.

Sebaiknya, sebelum mencoba produk apapun, biasakan untuk melihat kandunganbahandanzatdalam kemasan produk tersebut. Be a smart shopper! (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0