10 Tanda Pasangan Hanya Memanfaatkanmu, Jangan Sampai Pacarmu Termasuk!

10 Tanda Pasangan Hanya Memanfaatkanmu, Jangan Sampai Pacarmu Termasuk!

Dalam hubungan percintaan, sesuai namanya tentu hendaknya didasari oleh rasa cinta antara dua sejoli. Pasangan atau kekasih memang layaknya belahan ji

Ramalan Zodiak Jumat 8 Maret 2019, Keberuntungan Berpihak pada Taurus, Scorpio akan Fokus
Niat Puasa Syawal, Masih Ada 9 Hari Lagi untuk Tunaikan Puasa
Tes Kepribadian Benda Yang Kamu Pilih Dapat Ungkap Sisi Tersembunyi Dirimu!

Dalam hubungan percintaan, sesuai namanya tentu hendaknya didasari oleh rasa cinta antara dua sejoli. Pasangan atau kekasih memang layaknya belahan jiwa yang selalu ada di mana pun dan kapan pun kita butuhkan. Namun, jangan sampai kebutuhan atas bantuan satu sama lain membuat salah satu dari pasangan tersebut ketergantungan.

Tanpa disadari, terkadang seseorang hanya menjadi boneka dan dipertahankan hanya karena dimanfaatkan oleh pasangannya. Tak ingin menjalani hubungan yang seperti itu kan? Simaklah tanda tanda yang menunjukkan bahwa pasanganmu hanya memanfaatkanmu yang dikutip Intisari online.com dari Brightside.com.

Perlu di ingat bahwa hal ini bersifat subjektif dan mungkin berbeda di setiap situasi. Pasangan anda benar benar orang yang hebat dalam membuat anda merasa bersalah meskipun anda benar. Mungkin anda pernah meminta bantuan kepada pasangan dan jawabannya adalah:

"Aku sibuk", "Aku sudah bilang aku banyak kerjaan", "Kenapa kamu selalu memikirkan dirimu sendiri?" Itulah jawaban yang malah membuat anda merasa bersalah hanya karena meminta bantuan. Jika seperti itu, Barrie Davenport menyarankan untuk tetap tenang, pasangan anda mungkin sedang mengendalikan anda.

Ingat bahwa mereka sudah dewasa dan bertanggungjawab atas perbuatannya sendiri. Mereka selalu ingin dilihat seperti anda sedang melihat kucing yang malang. Hidup mereka selalu sengsara dan sulit sehingga anda merasa berbelas kasih. Pasangan anda menggunakan trik ini untuk meminta bantuan atau sedang menghindari tanggungjawab.

Jika pasangan anda terlalu sering menceritakan hal yang emosional tentang kehidupan mereka, mungkin ini tandanya. Mereka berbagi perasaan untuk mendapatkan dukungan dan mencoba mendapatkan keuntungan. Mereka akan berdebat dan memprovokasi anda sebagai usaha terakhir. Pasangan anda akan membuat anda mengatakan hal hal yang dapat membantu mereka. Jika pasangan anda melakukan hal tersebut jangan mudah terprovokasi. Coba hentikan pembicaraannya dengan sopan.

Apabila anda berada pada suatu keadaan dan memaksa anda untuk memutuskan sesuatu, pasangan anda akan mendorong untuk cepat cepat memutuskan sehingga tidak ada waktu untuk berfikir terlebih dahulu. Preston Ni dari Psychology Today menyarankan agar lebih baik tidak mengambil keputusan secara langsung. Jika pasangan Anda masih menekan, sebaiknya memperlambat dengan mengatakan bahwa Anda akan memikirkannya. Jika anda ingin membicarakan masalah anda dengannya, pasangan anda akan mencoba menghindar, berpura pura sibuk dan malah membicarakan masalah mereka. Seperti mereka sudah lelah karena bekerja.

Davenport mengatakan tidak banyak cara untuk mengatasinya. Mungkin lebih baik mencari pasangan baru, orang yang lebih peduli dan penyayang. Cara ini adalah yang paling emosional dan egois. Mereka akan membuat anda merasa bersalah dan bertanggungjawab atas kelangsungan hidup mereka. Seperti "Aku akan bunuh diri jika kamu meninggalkanku".

Cara menghadapinya adalah ingat bahwa itu hanyalah ancaman yang digunakan untuk keuntungan mereka sendiri. Ingatkan bahwa anda tidak bertanggungjawab atas keputusan yang mereka buat. Cara yang mereka lakukan selanjutnya disebut gaslighting. Memutar fakta masalalu untuk membenarkan mereka dan membuat anda berpikir. "Ada sesuatu yang salah denganmu hari ini"

"Apa? aku ingat jika kamu membutuhkanku". Pasangan anda menggunakan trik ini dengan terampil sehingga membuat anda mempertanyakan ingatan sendiri. Hadapi dengan memastikan ingatan anda benar dan katakan padanya dengan cara yang baik. Pasangan anda tidak ingin membahas masalah anda, mereka hanya memastikan dirinya baik baik saja. Mereka menganggap obrolan sudah selesai sebelum benar benar selesai.

Membuat anda mengulangi perkataan perkataan anda lagi. Seperti lebih mudah berbicara dengan dinding daripada mengubah sudut pandangnya. Cara mengatasinya adalah fokus pada topik obrolan ingat permasalahan yang membuat anda harus membicarakannya. Trik digunakan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Mereka membuat permintaan sebesar besarnya dan membuat permintaan mereka yang sesungguhnya tampak kecil.

Tentu anda akan mewujudkan keinginan yang lebih kecil. Mudah mengahdapinya, ingat anda tidak perlu mewujudkannya dan keputusan anda harus rasional. Menganggapmu tidak mengerti situasi, menggunakan segala cara agar mereka tetap nyaman. Cara untuk mengahdapinya adalah mencoba pendekatan yang berbeda saat mengajukan pertanyaan yang sama. Sifat sifat mereka adalah karakter yang mungkin tidak bisa berubah bahkan ketika telah berpisah. Jadi apakah pasangan menunjukkan tanda tanda di atas?

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0